SEMARANG - Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM)
Kota Semarang akan menggelar beragam acara dalam rangka Milad Pemuda
Muhammadiyah ke-81. Kegiatan yang dilaksanakan antara lain, turnamen
futsal antar pemuda se-Kota Semarang, lomba rebana untuk umum, lomba MC
tingkat remaja dan pelajar, tabligh akbar. "Serta puncak acara akan kita
tawarkan kepada sponsor untuk pentas wayang semalam suntuk. sebagai
refleksi dan evaluasi terhadap eksistensi Pemuda Muhammadiyah maka
diperlukan langkah-langkah strategis dalam setiap gerakannya. Di usianya
yang ke-81 pada 2 Mei 2013, Pemuda Muhammadiyah senantiasa istiqomah
dengan ciri khas gerakan yaitu dakwah amar makruf nahi mungkar," ujar
Ketua PDPM Kota Semarang, Amruddin Mahfudh Juma'i, Kamis (2/5).Juma'i juga memaparkan bahwa Pemuda Muhammadiyah juga senantiasa akan bersinergi dengan pihak manapun untuk menyukseskan program-program, termasuk dengan pemerintah. Adapun untuk tabligh akbar yang diselenggarakan dalam rangka hari bermuhammadiyah akan diselenggrakan pada 12 mei 2013 bertempat di kompleks Sekolah Muhammadiyah Mijen Kota Semarang, Jl. Hadi Subeno, Lemah Mendak, Mijen, Semarang. "Acara tabligh akbar tersebut akan diselingi pengobatan gratis dari RS Roemani Muhammadiyah Semarang, bazar berbagai kebutuhan rumah tangga, dan pentas seni dari SD Muhammadiyah Plus 1 Mijen, SMP Muhammadiyah 8 Mijen, SMA Muhammadiyah 2 Mijen dan atraksi lainnya dari anak-anak TK ABA Mijen," jelasnya.
Juma'i berharap agar kegiatan milad tersebut dapat berjalan dengan lancar dan khidmat yang kebetulan bersamaan dengan HUT Kota Semarang dan hari pendidikan nasional. "Minimal ada dua hal yang kami tekankan, yaitu pemberdayaan generasi muda menjadi generasi yang mandiri dan santun, serta yang kedua keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat. Kita sangat berharap betul Kota Semarang senantiasa terjaga dan terwujud sebagai kota yang gemah ripah loh jinawi toto tentrem karto raharjo. Segala bentuk premanisme dapat dihilangkan, Pemuda Muhammadiyah sangat mendukung terhadap pembasmian preman sampai ke akar-akarnya, ketika ribuan preman tobat, Semarang tidak akan kiamat," paparnya usai rapat persiapan Milad di kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Jl Singosari Raya No. 33 Semarang. (Fakhrudin/suaramerdeka.com)

Posting Komentar