PURWOKERTO []- Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Banyumas siap mendorong dan mendukung anggotanya yang akan mendaftarkan diri sebagai calon legislatif (caleg) pada pemilihan umum 2014 mendatang. Melalui diskusi membedah strategi tim pemenangan dalam Pemilukada Banyumas beberapa waktu lalu.
Ketua Pemuda Muhammadiyah Banyumas, Imam Arif Setiyadi mengatakan, memang sengaja menggelar diskusi yang mengundang kader yang masuk menjadi tim pemenangan. Arif Puguh daritTim pemenangan Mardjoko-Gempol, Barid Hardiyanto dari tim pemenangan Husein-Budhi, serta Yon Daryono narasumber dari media.
“Kami memang hanya memanggil mereka karena mereka merupakan anggota Pemuda Muhammadiyah. Sebenarnya ada satu lagi Warman, namun beliau tidak bisa hadir,” katanya.
Diskusi yang memang digelar untuk interen dari Pemuda Muhammadiyah ini agar bisa membuat strategi kemenangan saat mendukung Pemuda Muhammadiyah yang mendaftarkan diri menjadi calon legislative (caleg) pada pemilu 2014.
“Tahun depan hampir di seluruh partai, ada anggota pemuda Muhammadiyah yang mendaftarkan diri sebagai caleg. Karena itu kita harus belajar untuk memiliki strategi untuk mendukung, agar pemuda memiliki wakil di dewan,” ujarnya usai acara. Lanjutnya, seluruh pemuda muhammadiyah yang menjadi caleg akan didukung semua, tanpa ada yang dibeda-bedakan.
Yon Daryono dalam paparannya mengatakan, dalam pemilukada lalu, ada strategi yang bisa dipetik dari kemenangan Husein-Budhi. Yang nantinya bisa dijadikan pedoman bagi pemuda Muhammadiyah untuk mendukung anggotanya yang nyaleg.
“Kuncinya militansi dari tim suksesnya, militansi dari kaum nasionalis yang bukan kader struktural, dan masyarakat Banyumas, sekarang ini sudah cerdas dalam hal pilihan,” katanya.
Strategi lainnya, katanya terutama dengan adanya satuan petugas (satgas) anti money politics yang dengan tegas menahan peredaran uang ke masyarakat. Walaupun pada saat pencalonan popularitas dan elektabilitas dari Mardjoko dan Husein seimbang. “Dari kajian ini bisa digunakan untuk mencari format pemenangan dalam pencalegan dari pemuda Muhammadiyah mendatang,” katanya.
Barid Hardiyanto yang datang juga secara gamblang memberikan strategi kemenangan dari Husein-Budhi. Yakni kerjasama yang baik antara pasangan calon dengan tim pemenangannya.
“Figur dari awal sudah diterima oleh masyarakat, walaupun ada isu sara itu tidak berpengaruh banyak ternyata,” katanya yang mengaku seluruh tim pemenang bekerja dengan analisis dan strategi secara tepat. Lainnya karena didukung dengan program yang diajukan oleh Husein-Budhi dalam visi misinya, yakni adanya Kartu Sehat Banyumas.
“Solidaritas kader partai dari ranting sampai ke pusat juga penting. Apalagi adanya dukungan dari DPD dan DPP. Dan yang lebih utama karena adanya satgas anti money politics,” ujarnya.
Sedangkan Arif Puguh atau yang biasa dipanggil Pongki ini mengatakan, strateginya yakni bermain dengan santun. Jangan sampai menang dengan menjelek-njelekan pasangan lain.
http://satelitnews.co/2013/03/02/pemuda-muhammadiyah-siap-dukung-kader-yang-calonkan-diri/
Ketua Pemuda Muhammadiyah Banyumas, Imam Arif Setiyadi mengatakan, memang sengaja menggelar diskusi yang mengundang kader yang masuk menjadi tim pemenangan. Arif Puguh daritTim pemenangan Mardjoko-Gempol, Barid Hardiyanto dari tim pemenangan Husein-Budhi, serta Yon Daryono narasumber dari media.
“Kami memang hanya memanggil mereka karena mereka merupakan anggota Pemuda Muhammadiyah. Sebenarnya ada satu lagi Warman, namun beliau tidak bisa hadir,” katanya.
Diskusi yang memang digelar untuk interen dari Pemuda Muhammadiyah ini agar bisa membuat strategi kemenangan saat mendukung Pemuda Muhammadiyah yang mendaftarkan diri menjadi calon legislative (caleg) pada pemilu 2014.
“Tahun depan hampir di seluruh partai, ada anggota pemuda Muhammadiyah yang mendaftarkan diri sebagai caleg. Karena itu kita harus belajar untuk memiliki strategi untuk mendukung, agar pemuda memiliki wakil di dewan,” ujarnya usai acara. Lanjutnya, seluruh pemuda muhammadiyah yang menjadi caleg akan didukung semua, tanpa ada yang dibeda-bedakan.
Yon Daryono dalam paparannya mengatakan, dalam pemilukada lalu, ada strategi yang bisa dipetik dari kemenangan Husein-Budhi. Yang nantinya bisa dijadikan pedoman bagi pemuda Muhammadiyah untuk mendukung anggotanya yang nyaleg.
“Kuncinya militansi dari tim suksesnya, militansi dari kaum nasionalis yang bukan kader struktural, dan masyarakat Banyumas, sekarang ini sudah cerdas dalam hal pilihan,” katanya.
Strategi lainnya, katanya terutama dengan adanya satuan petugas (satgas) anti money politics yang dengan tegas menahan peredaran uang ke masyarakat. Walaupun pada saat pencalonan popularitas dan elektabilitas dari Mardjoko dan Husein seimbang. “Dari kajian ini bisa digunakan untuk mencari format pemenangan dalam pencalegan dari pemuda Muhammadiyah mendatang,” katanya.
Barid Hardiyanto yang datang juga secara gamblang memberikan strategi kemenangan dari Husein-Budhi. Yakni kerjasama yang baik antara pasangan calon dengan tim pemenangannya.
“Figur dari awal sudah diterima oleh masyarakat, walaupun ada isu sara itu tidak berpengaruh banyak ternyata,” katanya yang mengaku seluruh tim pemenang bekerja dengan analisis dan strategi secara tepat. Lainnya karena didukung dengan program yang diajukan oleh Husein-Budhi dalam visi misinya, yakni adanya Kartu Sehat Banyumas.
“Solidaritas kader partai dari ranting sampai ke pusat juga penting. Apalagi adanya dukungan dari DPD dan DPP. Dan yang lebih utama karena adanya satgas anti money politics,” ujarnya.
Sedangkan Arif Puguh atau yang biasa dipanggil Pongki ini mengatakan, strateginya yakni bermain dengan santun. Jangan sampai menang dengan menjelek-njelekan pasangan lain.
http://satelitnews.co/2013/03/02/pemuda-muhammadiyah-siap-dukung-kader-yang-calonkan-diri/


Posting Komentar